B3 KATEGORI
© 2026 BERITABETULBETUL.COM
Article Body
TERKINI

Pagar Makan Tanaman! Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Oknum Polisi Diringkus Bareskrim, Diduga Sindikat Peredaran Narkoba!

Kasus ini jauh lebih mengerikan dari sekadar pengguna biasa. Brigjen Pol Eko mengungkapkan bahwa para oknum aparat ini disinyalir kuat telah melakukan dosa berlapis

OLEH: ADMIN REDAKSI | Senin, 27 Juli 2026 - 15:11 WIB | 3x dibaca
Pagar Makan Tanaman! Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 7 Oknum Polisi Diringkus Bareskrim, Diduga Sindikat Peredaran Narkoba!
EPALA SATUAN (KASAT) NARKOBA POLRES TANGERANG SELATAN (TANGSEL) BERSAMA ENAM ANGGOTANYA, SERTA SATU PERSONEL POLDA ACEH RESMI DITANGKAP AKIBAT DUGAAN KETERLIBATAN JARINGAN PEREDARAN GELAP NARKOBA. (FOTO: ISTIMEWA)

BERITABETULBETUL.COM, JAKARTA – Jagat penegakan hukum Indonesia mendadak diguncang gempa tektonik. Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri baru saja membongkar borok luar biasa di internal mereka sendiri. Seorang Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) bersama enam anggotanya, serta satu personel Polda Aceh resmi ditangkap akibat dugaan keterlibatan jaringan peredaran gelap narkoba.

Operasi pembersihan internal yang berlangsung super senyap ini dieksekusi langsung oleh tim elit gabungan Subdirektorat IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. Operasi taktis tersebut dipimpin langsung oleh perwira menengah bertangan dingin, Komisaris Besar Polisi Handik Zusen dan Komisaris Besar Polisi Kevin Leleury.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigadir Jenderal Polisi Eko Hadi Santoso, saat dikonfirmasi langsung memasang sikap tegas dan membenarkan adanya penangkapan kakap di tubuh korps Bhayangkara tersebut.

"Bahwa benar Tim Gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dipimpin Kombes Handik Zusen dan Kombes Kevin Leleury telah melakukan penangkapan terhadap Kasat Narkoba Polres Tangsel beserta enam orang anggotanya dan satu orang anggota Polda Aceh," tegas Brigjen Pol Eko Hadi Santoso kepada awak media.

Menyalahgunakan Jabatan Demi Bisnis Haram

Kasus ini jauh lebih mengerikan dari sekadar pengguna biasa. Brigjen Pol Eko mengungkapkan bahwa para oknum aparat ini disinyalir kuat telah melakukan dosa berlapis. Selain masuk ke dalam pusaran peredaran gelap, mereka juga memanfaatkan status penegak hukum mereka untuk menyalahgunakan wewenang dalam proses penegakan hukum perkara narkotika (Gakkum Narkoba).

"Terkait kasus peredaran gelap narkoba dan penyalahgunaan narkoba serta penyalahgunaan wewenang dalam Gakkum Narkoba," imbuh jenderal bintang satu tersebut.

Langkah berani Bareskrim Polri ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat mengenai seberapa jauh jaringan oknum ini bergerak. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan, pihak Bareskrim Polri masih merahasiakan identitas lengkap para pelaku beserta kronologi rinci penggerebekan demi menjaga kerahasiaan pengembangan kasus di lapangan.

Publik kini menanti kelanjutan kasus ini, apakah para oknum berseragam tersebut akan mendapat sanksi pemecatan tidak dengan hormat (PTDH) hingga hukuman mati atas pengkhianatan berat terhadap institusi dan negara. 

(Tim Redaksi Berita Betul Betul)

TERKAIT

BACA JUGA