GEMPAR! Dua Lurah di Kendari Digerebek Warga: Asyik Pesta Miras dan 'Open BO' Mahasiswi Hamil di Kantor Kelurahan!
Yang lebih mengejutkan, salah satu wanita yang diamankan berinisial CIS (21), seorang mahasiswi aktif Fakultas Kesehatan Masyarakat di salah satu perguruan tinggi negeri di Kendari.
BERITABETULBETUL.COM, KENDARI - Publik dihebohkan oleh kelakuan bejat dua oknum pejabat publik di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Dua oknum lurah berinisial ZM (Lurah Poasia) dan RAK (Lurah Talia) nyaris diamuk massa setelah kedapatan menggelar pesta minuman keras (miras) dan menyewa dua wanita panggilan (Open BO) langsung di dalam Kantor Kelurahan Poasia.
Aksi memalukan para abdi negara ini terbongkar pada Jumat malam setelah warga sekitar menaruh curiga dengan aktivitas di dalam kantor yang gelap gulita.
Kronologi Penggerebekan: Berawal dari Teriakan Tarif Open BO
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penggerebekan dramatis ini bermula ketika warga mendengar suara teriakan wanita dari dalam area kantor kelurahan. Setelah diusut, teriakan tersebut ternyata dipicu oleh perselisihan paham mengenai pembayaran tarif Open BO yang tidak sesuai dengan kesepakatan awal antara oknum lurah dan wanita pesanan.
Warga yang tersulut emosi melihat kantor pemerintahan dijadikan tempat maksiat langsung mengepung lokasi. Beruntung, aparat dari Polresta Kendari segera tiba di lokasi untuk mengevakuasi kedua lurah dan dua wanita tersebut guna menghindari aksi main hakim sendiri oleh massa yang beringas.
Identitas Wanita Panggilan Bikin Elus Dada
Yang lebih mengejutkan, salah satu wanita yang diamankan berinisial CIS (21), seorang mahasiswi aktif Fakultas Kesehatan Masyarakat di salah satu perguruan tinggi negeri di Kendari. Ironisnya, CIS diketahui sedang dalam kondisi hamil empat bulan, sementara suaminya tengah merantau bekerja di Morowali. Wanita kedua yang ikut diamankan adalah AIN, yang masih berusia 18 tahun.
Sanksi Tegas: Dicopot dari Jabatan dan Jadi Staf Biasa
Akibat perbuatan barbar yang mencoreng institusi pemerintahan ini, Pemerintah Kota Kendari bergerak cepat mengambil tindakan tegas. PJ Wali Kota Kendari resmi mencopot jabatan kedua lurah tersebut.
* ZM (Eks Lurah Poasia) kini diturunkan pangkatnya menjadi staf biasa di Kantor Kecamatan Abeli.
* RAK (Eks Lurah Talia) dibuang menjadi staf di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Kendari.
Keduanya kini harus bersiap menghadapi sidang disiplin ASN dengan ancaman sanksi yang jauh lebih berat.
(Tim Redaksi BeritaBetulBetul.Com)