OKNUM POLISI DI ACEH DIDUGA CEKOKI MAHASISWI MINUMAN KERAS HINGGA LEMAS, KORBAN DIC4BUL1 LALU DIBUANG DI PINGGIR JALAN!
Korban FN awalnya hanya pamit keluar rumah untuk membeli makanan di sekitar kawasan Mall Hermes. Namun, malam itu berubah menjadi mimpi buruk yang tak terlupakan.
Jeritan Ayah Korban Minta Tolong Kapolri: Kami Mau Lapor ke Propam Malah Dipersulit!
BERITABETULBETUL.COM, BANDA ACEH – Jagat maya dan masyarakat Serambi Mekkah digegerkan oleh dugaan aksi keji yang melibatkan oknum aparat penegak hukum. Seorang mahasiswi cantik berusia 20 tahun di Banda Aceh berinisial FN, menjadi korban dugaan pencabulan dan kekerasan seksual brutal. Ironisnya, pelaku utama diduga merupakan seorang oknum anggota Polda Aceh berinisial AR, yang beraksi bersama dua warga sipil, FAR dan OL!
Kronologi Mencekam: Dijebak di Dalam Mobil Putih
Peristiwa kelam ini bermula pada Sabtu malam, 22 Agustus 2026, sekitar pukul 20.16 WIB. Korban FN awalnya hanya pamit keluar rumah untuk membeli makanan di sekitar kawasan Mall Hermes. Namun, malam itu berubah menjadi mimpi buruk yang tak terlupakan.
Korban diduga diajak masuk ke dalam sebuah mobil putih misterius bernomor polisi BK 1672 AAO. Di dalam kendaraan bergerak itulah petaka terjadi. Korban dipaksa mengonsumsi minuman beralkohol secara brutal hingga kondisinya tak berdaya. Dalam keadaan melemah, kesucian mahasiswi ini direnggut paksa di kawasan Jalan Prof. Ali Hasyimi, Panggo Raya, Ulee Kareng. Setelah puas melancarkan aksi bejatnya, para pelaku tanpa belas kasihan membuang korban begitu saja di pinggir jalan.
Jeritan Hati Sang Ayah: Lapor Propam Dipersulit, Mohon Atensi Kapolri!
Tak terima putrinya dihancurkan, keluarga korban langsung bergerak cepat melaporkan kejadian ini ke SPKT Polda Aceh dengan jeratan Pasal 46 jo Pasal 48 Qanun Aceh Nomor 12 Tahun 2025 tentang Hukum Jinayat.
Namun, kekecewaan mendalam justru dirasakan keluarga saat mencoba melaporkan oknum bersangkutan ke Bidang Propam Polda Aceh. Pihak keluarga merasa dipersulit oleh oknum petugas.
"Kami dipersulit membuat laporan ke Propam! Kami mohon bantuan Bapak Kapolri, bantu kami agar keadilan tegak bagi putri kami!" jerit Ayah FN dengan nada bergetar menahan amarah dan tangis.
Keluarga kini menuntut ketegasan total dan transparansi dari aparat penegak hukum untuk menyeret semua pelaku ke pengadilan serta memberikan perlindungan penuh bagi pemulihan psikologis korban. Hingga saat ini, publik menunggu pembuktian hukum dan tindakan tegas dari Polda Aceh atas laporan berdarah ini!
(Tim Redaksi BeritaBetulBetul)