B3 KATEGORI
© 2026 BERITABETULBETUL.COM
Article Body
TERKINI

Misteri Kematian Eks Istri Polisi di Medan Pakai Senpi Revolver, Komisi III DPR RI Desak Polda Sumut Usut Tuntas!

Karena adanya keraguan besar dari pihak keluarga, Komisi III mendesak aparat kepolisian bertindak transparan

OLEH: ADMIN REDAKSI | Sabtu, 8 Agustus 2026 - 04:55 WIB | 77x dibaca
Misteri Kematian Eks Istri Polisi di Medan Pakai Senpi Revolver, Komisi III DPR RI Desak Polda Sumut Usut Tuntas!

BERITABETULBETUL.COM, MEDAN – Kasus kematian tragis seorang wanita berinisial WL (35), mantan istri dari oknum anggota Polri berinisial Bripka/Brigadir IH, memicu gelombang desakan publik. Korban ditemukan meninggal dunia bersimbah darah dengan luka tembak di kepala di dalam kamar mandi perumahan Kompleks Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia.

Merespons polemik tersebut, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa pihaknya mencermati perkembangan kasus ini dengan sangat serius. Karena adanya keraguan besar dari pihak keluarga, Komisi III mendesak aparat kepolisian bertindak transparan.

"Kami meminta Polda Sumatera Utara dan jajaran yang menangani perkara ini untuk mengusutnya secara tuntas, transparan, objektif, dan profesional. Tidak boleh ada fakta yang ditutupi. Termasuk asal-usul kepemilikan dan penggunaan senjata api dalam peristiwa ini harus diungkap secara terang benderang melalui proses scientific crime investigation," tegas Habiburokhman.

Komisi III DPR RI juga berjanji akan mengawal ketat penanganan kasus ini demi memastikan keadilan bagi korban dan keluarga, sekaligus menjaga marwah dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.

Penjelasan Kapolrestabes Medan: Dugaan Awal Bunuh Diri

Di sisi lain, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dugaan awal mengarah pada aksi bunuh diri.

"Hasil autopsi menunjukkan ada satu luka tembak yang berada di bagian kepala menggunakan senjata api jenis revolver," ujar Kombes Jean Calvijn.

Polisi menjelaskan jasad korban ditemukan di dalam kamar mandi dengan kondisi pintu terkunci dari dalam, sementara mantan suaminya (IH) dan anaknya berada di luar ruangan. Hasil uji swab residu tembakan (Gunshot Residue/GSR) dari Labfor juga mendeteksi adanya sisa pembakaran amunisi di tangan korban, sedangkan hasil swab pada tangan IH dinyatakan negatif.

Pihak Keluarga Temukan Sederet Kejanggalan

Kendati polisi mengeluarkan indikasi awal bunuh diri, pihak keluarga korban tidak begitu saja percaya dan merasa ada kejanggalan yang sangat kuat. Keluarga menduga korban tewas bukan karena mengakhiri hidupnya sendiri.Beberapa poin kejanggalan yang disoroti oleh keluarga korban meliputi:

Kondisi Fisik Jenazah: Pihak keluarga mengaku menemukan sejumlah luka lebam tidak wajar di beberapa bagian tubuh korban, termasuk di area mata dan area luar lainnya.

Akses Senjata Api: Keluarga mempertanyakan bagaimana seorang warga sipil atau orang awam bisa dengan mudah memegang, mengoperasikan, dan meletuskan senjata api dinas Polri milik mantan suaminya.

Kejanggalan Informasi: Pihak keluarga juga mempersoalkan keterlambatan informasi kematian yang mereka terima serta sempat adanya pembatasan saat ingin melihat kondisi jenazah secara langsung.

Saat ini, kasus tersebut masih terus bergulir di Polda Sumut dan Bid Propam untuk mendalami motif asli serta menyelidiki kelalaian prosedur penyimpanan senjata api dinas tersebut.

(Tim Redaksi BeritaBetulBetul.Com)

TERKAIT

BACA JUGA