MAIN KALI BAH! Pinggiran Sungai Deli Medan Maimun Gempar, Rumah Padat Jadi Sarang Sabu, Emak-Emak Ditangkap Jadi Bandar!
Kasus ini dipastikan tidak berhenti sampai di sini. Polrestabes Medan sedang memburu pemasok utama di atas EH yang berani menyuplai barang haram ke Jalan Badur
BERITABETULBETUL.COM, MEDAN – Betul-betul pecah! Satresnarkoba Polrestabes Medan baru saja merubuhkan kesombongan sarang narkoba di pemukiman padat penduduk. Polrestabes Medan sukses mengobrak-abrik sebuah rumah yang nekat dijadikan markas transaksi barang haram di bantaran Sungai Deli, Jalan Badur, Kecamatan Medan Maimun pada Rabu (12/8/2026) sore. Gak tanggung-tanggung, otak dari bisnis haram ini ternyata seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berumur setengah abad!
Aksi Kejar-Kejaran di Gang Sempit
Polisi harus memeras keringat untuk bisa sampai ke titik target operasi (TO). Medan pertempuran kali ini cukup menyulitkan:
- Gang sempit bin mepet di pinggiran sungai.
- Akses rahasia yang sengaja dipilih pelaku untuk mengelabui petugas.
- Kepungan warga di area padat penduduk.
Namun, taktik licik pelaku langsung kandas di tangan petugas. Polisi berhasil menyergap dua orang pria setempat, masing-masing berinisial KW (32) dan JE (37). Keduanya langsung pucat pasi saat kedapatan memegang paket sabu. Gak pakai lama, setelah diinterogasi, kedua pria ini langsung "bernyanyi" dan membongkar siapa bos besar mereka.
Emak-Emak Berusia 50 Tahun Jadi Bos Besar
Nyanyian kedua pelaku langsung mengarah ke seorang emak-emak berinisial EH (50). IRT ini langsung diringkus tanpa perlawanan berarti.
"Awalnya kami menangkap 2 pria dalam penggerebekan, kemudian keduanya mengaku mendapat narkoba dari seorang ibu rumah tangga yakni EH (50), yang kemudian kami tangkap. EH ini pengakuannya baru satu bulan terlibat dalam kasus ini," tegas Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP.
Vape Diduga Narkoba Ikut Disita
Dari hasil penggeledahan di sarang narkoba tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang bikin geleng-geleng kepala:
- 3 Paket sabu siap edar (siap hancurkan masa depan anak Medan).
- Uang tunai ratusan ribu hasil penjualan darah kering keringat orang.
- Alat hisap sabu (bong) berserakan.
- Rokok elektrik (Vape) yang mencurigakan.
Polisi kini tengah memeriksa intensif temuan vape tersebut ke laboratorium forensik untuk memastikan apakah ada kandungan cairan narkoba jenis baru di dalamnya.
Polisi Buru Bandar Atas: "Ayo Kita Lawan, Gak Ada Gigi Mundur!"
Kasus ini dipastikan tidak berhenti sampai di sini. Polrestabes Medan sedang memburu pemasok utama di atas EH yang berani menyuplai barang haram ke Jalan Badur. AKBP Rafli Yusuf Nugraha menyerukan genderang perang total kepada seluruh masyarakat Kota Medan.
"Kasus ini masih akan kami kembangkan. Ayo masyarakat kota Medan, kita lawan seluruh peredaran narkoba, kita putus rantainya, kita selamatkan generasi bangsa!" pungkas Rafli dengan nada tegas.
(Tim Redaksi BeritaBetulBetul.Com)