B3 KATEGORI
© 2026 BERITABETULBETUL.COM
Article Body
TERKINI

GEMPAR! Detik-detik Mencekam di Masjid Raya Baiturrahman: Bendera Bulan Bintang Berkibar, Wagub Aceh Angkat Bicara Terkait Kericuhan Hari Damai!

Wagub Fadhlullah mengingatkan bahwa 21 tahun silam, tepatnya 15 August 2005, Aceh mencatat sejarah emas lewat MoU Helsinki demi menghentikan pertumpahan darah.

OLEH: ADMIN REDAKSI | Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:07 WIB | 53x dibaca
GEMPAR! Detik-detik Mencekam di Masjid Raya Baiturrahman: Bendera Bulan Bintang Berkibar, Wagub Aceh Angkat Bicara Terkait Kericuhan Hari Damai!
WAKIL GUBERNUR ACEH, FADHLULLAH (DEK FADH), LANGSUNG MENGELUARKAN PERNYATAAN TEGAS PASCAKERICUHAN DI HARI DAMAI ACEH, SABTU (15/8/2026). (FOTO: ISTIMEWA)

BERITABETULBETUL.COM, BANDAACEH - Suasana khidmat peringatan 21 tahun Perdamaian Aceh di pelataran ikonik Masjid Raya Baiturrahman berubah total menjadi mencekam dan diwarnai ketegangan membara, Sabtu (15/8/2026). Agenda sakral zikir akbar dan doa tolak bala yang dihadiri ribuan massa dari berbagai penjuru Serambi Mekkah mendadak memanas setelah massa nekat mengibarkan Bendera Bulan Bintang dan terlibat bentrok dengan aparat.

Merespons insiden mengejutkan ini, Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), langsung mengeluarkan pernyataan tegas. Pihaknya mengaku baru mengetahui kabar kericuhan tersebut dari laporan media, namun dengan lugas ia mengirim pesan damai yang mendalam kepada seluruh masyarakat."Tidak ada untungnya kita bertikai lagi," cetus Wagub Fadhlullah saat memberikan tanggapan cepatnya di Banda Aceh.

Kronologi Ketegangan di Lapangan

Aksi massal ini awalnya berjalan dengan sangat khidmat sejak waktu Subuh. Ribuan warga berkumpul melantunkan zikir sembari membentangkan kain putih lambang kedamaian. Namun, situasi mulai lepas kendali sekitar pukul 09.00 WIB ketika sejumlah oknum massa mulai mengeluarkan dan membentangkan Bendera Bulan Bintang di area halaman masjid.

Upaya tegas prajurit TNI dan Polri untuk menertibkan atribut yang dilarang tersebut justru memicu perlawanan sengit. Kericuhan semakin pecah ketika beberapa peserta aksi nekat memanjat gapura tengah halaman masjid untuk mengibarkan bendera tersebut diiringi pekikan "Merdeka" yang menggema. Bentrokan fisik tak terhindarkan; massa melempari aparat dengan batu dan botol air mineral, sementara petugas keamanan terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara serta gas air mata untuk meredam kekacauan.

Fasilitas publik pun menjadi korban pelampiasan amarah massa, termasuk perusakan sejumlah kendaraan dan spanduk bergambar pimpinan daerah.

Wagub Ajak Fokus Jaga Komitmen Damai

Menutup keterangannya, Wagub Fadhlullah mengingatkan bahwa 21 tahun silam, tepatnya 15 August 2005, Aceh mencatat sejarah emas lewat MoU Helsinki demi menghentikan pertumpahan darah. 

Menurutnya, tantangan terbesar Aceh saat ini bukanlah kembali ke masa konflik, melainkan bagaimana memastikan hasil dan manfaat perdamaian bisa dirasakan nyata oleh kesejahteraan seluruh rakyat bawah.

(Tim Redaksi BeritBetuBetul.Com)

TERKAIT

BACA JUGA