B3 KATEGORI
© 2026 BERITABETULBETUL.COM
Article Body
TERKINI

Bareskrim Mengamuk! 72 Mafia Karhutla Resmi Berbaju Oranye, Aliran Dana Ditelusuri Sampai ke Akar, Korporasi Tbk Siap-Siap Disikat!

Fokus penegakan hukum intensif tersebut meliputi Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Aceh, hingga Kalimantan Utara.

OLEH: ADMIN REDAKSI | Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:54 WIB | 45x dibaca
Bareskrim Mengamuk! 72 Mafia Karhutla Resmi Berbaju Oranye, Aliran Dana Ditelusuri Sampai ke Akar, Korporasi Tbk Siap-Siap Disikat!
BADAN RESERSE KRIMINAL BERSAMA JAJARAN KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) SECARA AGRESIF MENABUH GENDERANG PERANG MELAWAN KEJAHATAN KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN (KARHUTLA). (FOTO: ISTIMEWA)

BERITABETULBETUL.COM, JAKARTA – Korps Bhayangkara benar-benar tidak main-main dalam menindak perusak lingkungan hidup di Indonesia. Badan Reserse Kriminal bersama jajaran Kepolisian Daerah (Polda) secara agresif menabuh genderang perang melawan kejahatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 72 tersangka perorangan kini resmi diringkus dari total 89 Laporan Polisi (LP) yang diterbitkan di 9 wilayah hukum Polda.

Sembilan wilayah rawan yang menjadi fokus penegakan hukum intensif tersebut meliputi Riau, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Aceh, hingga Kalimantan Utara. Berdasarkan data yang dirilis, Polda Riau mencatatkan jumlah penanganan kasus terbesar dengan total 32 LP dan 35 tersangka, disusul oleh Polda Kalimantan Barat dengan 18 LP.

Bukti Valid Kesengajaan Manusia, Bukan Faktor Alam

Dalam konferensi pers resmi yang digelar di Kantor Divisi Humas Polri, Jakarta, Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moh. Irhamni, membongkar fakta mengejutkan. Polisi berhasil mengamankan puluhan barang bukti di lapangan yang secara valid membantah narasi bahwa kebakaran terjadi murni akibat cuaca panas ekstrem atau dampak El Nino.

Barang bukti yang disita tim penyidik mencakup 35 buah korek api, jeriken berisi BBM jenis solar dan pertalite, oli bekas, minyak tanah, hingga alat kelengkapan pembukaan lahan seperti 21 bilah parang, kapak, cangkul, mesin senso, 13 plastik bekas polybag, dan 6 batang bibit kelapa sawit.

Penyidikan menegaskan bahwa kebakaran ini disengaja untuk menghemat biaya land clearing dibanding menggunakan alat berat. Bareskrim kini memperluas penelusuran aliran dana dan menegaskan komitmen untuk menindak tegas korporasi, termasuk perusahaan Tbk yang terlibat.

(Tim Redaksi BeritaBetulBetul)

TERKAIT

BACA JUGA